Bukan Butuh Piknik, tapi Teman Seperjalanan
Sebagai orang yang sejak lahir tinggal di ibukota (Jawa Timur), hiruk pikuk perkotaan sudah jadi rutinitas saya. Mau tidak mau, saya harus terbiasa dikelilingi dengan berbagai hal yang menuntut kerja keras. Pikiran jadi cepat letih, badan jadi mudah lesu, hati pun lunglai. Namun, manusia diciptakan oleh Allah dengan akal yang demikian kreatif dan alam yang mendukung supaya segala sesuatunya seimbang dan kembali seperti semula. Keletihan yang kita rasakan tentu ada obatnya. Jika sakit badan, asupan makanan nan bergizi akan memulihkan stamina kita. Jika sakit hati, dzikir bisa jadi penenang jiwa. Jikalau pikiran? Tentu ada banyak jalan untuk menguraikan keruwetan di dalamnya. Beberapa orang dengan jempolnya memviralkan sebuah kutipan, "Kalau kamu stres mungkin kamu butuh piknik." Wah, saya sempat berpikir hal yang sama. Mungkin segala kerumitan yang membuat saya lelah bisa jadi karena kekurangan waktu bersantai atau jalan-jalan. Hanya saja, pikiran saya semakin njlimet memiki...