Posts

Showing posts with the label Level 9

Kreatif Merawat Bumi

Ada beberapa hal yang saya lakukan sebagai upaya untuk merawat bumi yang semakin tua ini... Daripada sibuk mengutuk kerusakan yang terjadi, lebih baik jadi solusi. Beberapa diantara solusi yang sudah saya jalankan adalah.. 1. Washable MensPad Sudah hampir tiga tahun saya menggunakan benda ini setiap tamu bulanan datang. Memang agak ribet saat harus mencuci di saat dulunya enak dan gampang tinggal buang. Belum lagi menjemurnya yang awalnya risih karena takut dikomentarin jijik, dsb. Tetapi setelah menjalani beberapa tahun ini jadi biasa saja :) Dan terasa lebih lega, bisa mengurangi sampah yang tidak perlu. Nah, akhir- akhir ini saya melihat sudah banyak sekali online shop maupun toko peralatan bayi yang menjual cloth diapers dan menstrual pad seperti ini. Tandanya semakin banyak yang butuh dan sadar akan pentingnya mengurangi sampah bulanan ini. Alhamdulillah. 2. Membawa botol air minum sendiri Pokoknya sebisa mungkin membawa air minum dengan botol tupperware atau wadah apapun ya...

Melatih Kreativitas dengan Bercanda

Siapapun pasti suka bercanda. Orang paling serius pun saya yakin punya selera humornya sendiri. Ternyata orang yang gemar bercanda itu bisa jadi orang yang kreatif lho. Nah, kata Edward De Bono, orang yang melontarkan suatu humor pasti di pikirannya terjadi proses kreatif dimana ia membelokkan logikanya untuk mendapatkan suatu hal yang out of the box. Kita bisa melihat orang yang mudah bercanda biasanya dengan mudah pula melontarkan ide-ide ajaibnya. Pernah tahukah bahwa Indonesia sempat terkenal di kalangan netters YouTube dengan sebutan Wkwkwk Land? Hehe barangkali ini terjadi karena orang Indonesia yang gemar sekali melontarkan guyonan dan saling membalas dengan tertawa. Tapi bukannya membalas dengan kata 'hahaha' layaknya tertawa normal yang dipahami dalam bahasa penulisan, justru 'wkwkwk' jadi ikon tersendiri dalam mengomentari sebuah lelucon. Ya mungkin itu adalah kreativitas orang Indonesia yang bahkan tertawa pun ada versi lucunya tersendiri. Kita juga bisa ...

Kreasi Tanpa Plagiasi

Saya agak sedih dengan pemberitaan kemarin-kemarin masalah cerpenis yang ternyata memplagiat hasil karya orang lain. Bahkan sampai berani-beraninya diikutkan lomba cerpen dan menang sampai diterbitkan di penerbit besar. Padahal jelas sekali bahwa ia hanya mencopy-paste tulisan dan hanya mengganti judul ceritanya saja. Benar-benar plek ketiplek isinya, kata perkata, bahkan titik koma. Parahnya tidak cuman 1-2 kali saja, tapi sampai 24 kali! Itu baru yang ketahuan, entahlah kalau sampai nambah daftar plagiasinya.  Dari situ saya belajar tentang pentingnya menghargai karya. Baik milik sendiri maupun orang lain. Saya pun juga belajar untuk berkreasi dengan cara mengambil inspirasi dari berbagai tempat, dan memodifikasi dengan cara yang lain lagi. Kalau sudah plek sama, lah bukan inspirasi sih namanya --" Dengan percaya diri bahwa kita bisa menghasilkan karya orisinal, kita sudah menghargai diri kita sendiri dan bersyukur kepada Allah atas ilham yang diberikan-Nya. Sebenarnya bany...

Kreatif dalam Syukur

Selama ini kita mungkin sudah terbiasa dengan program yang membuat kita menjalani rutinitas yang biasa. Sampai akhirnya pada satu titik merasa jenuh. Berarti sudah waktunya untuk mencoba cara baru, sudut pandang baru atau yang berbeda dari biasanya. Setelah melakukan ativitas rutin scrolling Instagram (membunuh waktu yang sangat tidak efektif :( ) saya memutuskan untuk mencoba merutinkan jurnal syukur yang dulu sempat menjadi tugas seminar. Awalnya saya abaikan begitu saja karena tidak yakin akan membuat saya berubah. Tapi akhirnya setelah membaca kisah-kisah heroik orang-orang yang mengalahkan 'dirinya' sendiri, saya akhirnya mau juga. Saya coba dengan hal yang sederhana seperti memikirkan apa yang membuat saya masih survive saat ini, atau hal positif apa yang terjadi di hari ini. Saya coba lagi dengan cara lain, menanyakan kepada orang lain apa yang membuat mereka senang atau bersyukur. Ternyata itu juga efektif menularkan rasa syukur kepada saya. Rasanya jadi ikut bahagi...

Memulai Kreativitas

Sudah lama saya merasa jauh dari kreasi-kreasi. Rasanya seperti menjalani saja yang sudah ada. Tidak ada hal yang menggugah saya untuk kembali membuat sesuatu. Kesempatan ini mungkin memang datang tepat pada waktunya. Kemarin, teman saya memberikan hadiah berupa benang rajut dan hakpen. Padahal saya udah lupa semua tuh cara membuat rajutan :') Hehehe sebenarnya tantangan kali ini lebih daripada membuat prakarya. Tantangan yang dihadapi keluarga untuk membuat bonding yang lebih rekat. Hmm, kira-kira apa ya yang bisa dilakukan? Saya mencoba membaca-baca buku lagi untuk membiasakan diri mencari inspirasi dari sumber yang positif dan jelas (no hoax) bukan sekadar opini. Saya juga belajar lagi memahami hikmah dari kisah-kisah yang nyata maupun fiksi untuk menajamkan kembali kepekaan berbahasa. Sampai pada akhirnya saya menemukan bahwa kita (saya kali ya) harus belajar lagi untuk mengelola pikiran-pikiran positif untuk menangkal virus-virus bisikan negatif yang destruktif. Saya men...