Posts

Wahana Diving Bunsay

 Alasan saya tetap bertahan di Institut Ibu Profesional salah satunya adalah pengalaman belajar yang sesuai dengan misi dan peran saya saat ini, yakni menjadi seorang istri, ibu sekaligus masyarakat yang punya kontribusi sekecil apapun itu. Filosofi belajar yang sangat mendasar selama saya belajar di IP adalah selalu bertumbuh dan menghargai proses yang ada. Selalu bermula dari diri sendiri, perubahan itu dibangun dengan penuh kesadaran.  Saya memahami bahwa setiap hal yang saya pelajari di IP akan  sangat bermanfaat untuk membuat saya menjadi lebih optimal menjalani peran hidup. Oleh karena itu, saya bertekad untuk mengerjakan setiap tugas yang ada di kelas bunda sayang ini sampai tuntas, tentunya dengan rasa enjoy dan ekspektasi yang dikelola dengan lebih baik dari sebelumnya. Bismillah, saya siap menjalani kelas bunsay ini dengan lebih bersemangat lagi :)

Wake Boarding Bunsay

 Selama ini, saya selalu merasa bersemangat untuk belajar berbagai hal. Terlebih jika hal yang saya pelajari adalah hal yang baru dan berkaitan dengan pengembangan diri. Sekarang, saya ingin fokus pada beberapa peran yang saya jalani yakni sebagai seorang istri sekaligus ibu yang in syaa Allah akan launching 2 bulan lagi hehe. Semoga Allah mudahkan semuanya.. Nah, berhubung saya di Institut Ibu Profesional, saya jadi merasa sangat beruntung karena inilah tempat yang tepat untuk belajar menjadi seorang ibu. Komunitas pembelajar yang memantik semangat memberdayakan diri sangat membantu saya untuk berproses saat ini. Di sini saya mulai memetakan lagi apa saja yang ingin saya pelajari dan terapkan di kehidupan saya sehari-hari. Dimulai dari titik nol, saya mencoba untuk memasang target impian saya untuk menjadi ibu terbaik untuk anak saya. Semenjak persiapan menikah hingga persiapan hamil dan melahirkan, saya mempelajari dasar-dasar bagaimana cara merawat dan mendidik anak. Pada kesemp...

Wahana Surfing Bunsay

 Kali ini pembahasannya adalah mengenai COC. Wah apa sih itu? COC adalah singkatan dari Code of Conduct. Semacam kode etik atau aturan yang perlu dijalankan selama kita menjadi anggota komunitas. Dengan COC, kita jadi lebih menjunjung adab dan memiliki kejelasan sikap kalau terjadi sesuatu yang di luar norma. Pengalaman saya yang pernah terjadi saat dulu awal bergabung IP membuat saya lebih paham mengenai COC ini. Khususnya mengenai komitmen untuk menjadi anggota yang aktif dan menghargai proses belajar selama di IP. Kebanyakan berpikir karena kurang relate dengan ibu-ibu yang lain yang punya anak untuk diajak praktek materi membuat saya jadi agak terlena untuk menunda-nunda pengumpulan tugas. Pengalaman itulah yang membuat saya cukup menyesal karena kurang maksimal dalam belajar sampai akhirnya harus mengulang belajar di Bunsay. Namun kali ini saya merasa, setiap proses belajar penting dan istimewa, apapun kondisinya. Saya jadi lebih menghargai setiap proses dan progres sekecil ap...

Membangun Istana Pasir

Bismillah.. Memulai lagi perjalanan di Institut Ibu Profesional ini dengan semangat baru dan juga suasana yang berbeda.. Rasanya menyenangkan sekali bisa bertemu lagi dengan para ibu pembelajar di grup IP Surabaya Madura. Beberapa diantaranya bahkan sudah mengenal dekat dan ada juga yang sedang di fase yang sama: menyambut kelahiran buah hati tercinta. Di tahapan pertama, para ibu diajak untuk menjelajahi sebuah wahana, dimana kita akan membangun sebuah istana pasir. Menjadi ibu profesional tentu menjadi impian semua ibu. Kali ini, perjalanan dimulai dengan memaknai tujuan, yakni menjadi Ibu Profesional. Namun, apakah kita benar-benar memaknai apa sebenarnya sosok ibu profesional itu? Bagi saya, ibu profesional adalah seorang ibu yang senantiasa terbuka untuk belajar, meningkatkan kapasitas dirinya untuk dapat lebih bermanfaat, sebagai bekal untuk ke surga-Nya. Oleh karena itu, seorang ibu profesional membutuhkan langkah-langkah yang dijalani dengan sepenuh hati agar "istana...

Review buku: Millenials Begin

Image
Dari covernya saja sudah keliatan kalau yang nulis juga makhluk milenial. Simpel tapi ingin tetap menunjukkan sisi yang kompleks dan dinamis. Buku yang ditulis oleh teman saya sendiri, Alif Robath, menyajikan informasi sekaligus refleksi tentang anak-anak (atau lebih tepatnya) generasi milenial yang sebenarnya kini tak lagi muda. Buku yang terbit bulan Juli lalu ini tidak terlalu tebal juga tidak terlalu tipis, cukup untuk dibaca dalam waktu kurang dari seminggu. Yah kecuali memang sedang sibuk banget dan lagi paralel baca beberapa buku. Seperti yg saya lakukan ini hehe.. Tulisannya mengalir, enak dibaca dan guyonannya tidak berlebihan. Menurut saya, gaya bahasanya tidak terlalu gaul tetapi tetap mudah dicerna oleh anak-anak usia remaja maupun dewasa yang penasaran dengan cara berpikir kaum milenial. Pembahasannya juga luas, mulai dari sisi pendidikan, teknologi, karir bahkan politik juga jadi sajian menarik di buku ini. Alif juga membahas bagaimana pandangan orang-orang tentan...

My Dearest Family

Selama menjadi anggota IP, saya tidak begitu banyak bercerita pada keluarga soal keikutsertaan saya maupun hal-hal yang saya pelajari saat mengikuti kelas. Namun, banyak hal yang akhirnya mendorong saya untuk bercerita lebih jauh setelah menjadi pengurus. Ternyata, ada banyak berlian yang bertebaran di sekitar saya berupa kebahagiaan-kebahagiaan kecil yang luput disadari. Tidak ada yang lebih indah selain merasakan kehangatan keluarga sampai akhirnya keriuhan dunia di luar sana membuat alpa. Saya pun pernah merasakan dimana keluarga tidak begitu sehangat yang seharusnya. Saya pun juga pernah membandingkan, memprotes, dan menekuri betapa keluarga saya tidak sebaik yang lainnya. Padahal selama ini, keluarga selalu ada untuk menjadi tempat saya pulang, apapun keadaan saya. Setelah kakak saya tiada, saya semakin merasakan nikmat yang Allah berikan melalui kasih dan sayang bapak dan ibu, adik serta kakak saya. Banyak fragmen dalam kehidupan saya yang berkelindan menjadi satu rangkai...

Impian menjadi Ibu Profesional

Semangat Berbagi dan Melayani Saya tidak pernah menyangka dapat melangkah sampai sejauh ini. Berawal dari rasa ingin tahu dan ingin berubah menjadi lebih baik, saya mencoba untuk mengenali komunitas Ibu Profesional. Saat itu saya merasa sedikit ragu, apakah saya yang masih single boleh bergabung? Atau mungkin malah tidak cocok dengan sasaran komunitas ini? Tapi sudahlah, akhirnya saya memutuskan untuk menceburkan diri dan belajar menjalani apapun yang akan saya hadapi. Saat itu masih matrikulasi 3, dengan penuh semangat saya menjalaninya meskipun kadang terseok-seok di tengah jalan. Tapi alhamdulillah lulus juga dan masuk ke kelas berikutnya yang tidak kalah menantang Bunda Sayang. Singkat cerita, saya pun akhirnya ditawari oleh seorang kakak senior yang dulu pernah menjadi satu tim di desain dan dokumentasi Wisuda Matrikulasi 3 (wisuda saya sendiri, panitianya juga orang yang sama. Pokoknya semua yang rasanya sulit dan ndak mungkin ternyata bisa dihandle sendiri oleh teman2 ...